Umsida dan UTAR Malaysia Jalin Kolaborasi Strategis, Perkuat Riset dan Jejaring Akademik Internasional

lkui.umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas pengaruh di kancah internasional. Langkah ini dibuktikan dengan diterimanya kunjungan akademik (academic visit) dari delegasi Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR) Malaysia pada Selasa, 7 April 2026. Pertemuan yang berlangsung hangat di Ruang Rapat Kampus 1 Umsida ini mengusung tema besar “Enhancing Academic Excellence and International Networking”. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kedua universitas. Dari pihak UTAR, hadir delegasi lintas disiplin yang terdiri dari tim Institute of Postgraduate Studies and Research, perwakilan Faculty of Engineering and Science, Faculty of Information and Communication Technology, serta Faculty of Creative Industry. Sementara itu, Umsida menyambut dengan formasi lengkap yang dipimpin langsung oleh Rektor, jajaran Wakil Rektor 1, 2, dan 3, seluruh Dekan Fakultas, Kepala Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), serta Kepala Lembaga Kerjasama dan Urusan Internasional (LKUI).

Sambutan dari Rektor Umsida

Rektor Umsida, Hidayatulloh, dalam sambutannya memberikan sambutan hangat sekaligus memaparkan capaian membanggakan kampus yang dipimpinnya. Ia menekankan bahwa Umsida merupakan salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah yang telah menyandang status akreditasi “Unggul” dari BAN-PT sejak 19 Maret 2024. “Saat ini, kami telah memiliki 17 program studi yang terakreditasi Unggul.” Ia melanjutkan bahwa Umsida terus menyiapkan 5 program studi sehingga terdapat 21 program studi Unggul dapat segera terealisasi. Selain itu, ia menambahkan bahwa kunjungan UTAR ini sangat krusial bagi pengembangan institusi, terutama dalam aspek publikasi ilmiah dan rekognisi global.

Pemaparan dari UTAR

Pihak UTAR menyambut baik paparan tersebut. Dalam sesi tanggapannya, perwakilan UTAR menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan luar biasa dari keluarga besar Umsida dan menyatakan kekagumannya atas perkembangan pesat infrastruktur serta kualitas akademik di Umsida. Sesi diskusi semakin mendalam saat Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Hana Catur Wahyuni, memaparkan peta jalan riset Umsida. Ia menjelaskan bahwa universitas saat ini memfokuskan kekuatannya pada tiga bidang riset utama: Energi Terbarukan, Sustainability (Keberlanjutan), dan Digitalisasi. Ketiga pilar ini diaplikasikan secara luas pada sektor pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. “Umsida saat ini mendapatkan hibah dari pemerintah, (dari) Kemdikbudristek maupun BRIN. Dengan adanya hal ini, kami berharap setelah pertemuan ini bisa dilanjutkan ke tahap diskusi teknis,” ungkap Wakil rektor 1 Umsida.

Proses diskusi akademik

Tidak hanya sekadar seremoni, kunjungan ini menghasilkan poin-poin kerja sama teknis yang berpotensi ditindaklanjuti oleh kedua belah pihak. Beberapa program yang dibahas meliputi joint publication, research assistant scheme, matching grants, dan community Service. Selain itu, baik dari Umsida dan UTAR juga saling bertukar informasi mendalam mengenai kurikulum dan program studi pada jenjang S1, S2, hingga S3. Pertukaran informasi ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas mahasiswa, staf dan dosen (student/staff/lecturer exchange) di masa mendatang. Melalui pertemuan ini, Umsida dan UTAR sepakat bahwa kolaborasi internasional bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan untuk mencetak lulusan yang kompetitif dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat global.

Foto bersama di Gedung Kantor Pusat

Penulis: LKUI Umsida

Related Posts

Kolaborasi UMSIDA & TVMu Perkuat Dakwah serta Literasi Digital

Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) melalui penguatan jejaring kelembagaan resmi menjalin...