Gandeng Kementerian Pendidikan Thailand, UMSIDA Ikuti Magang Internasional di Yala

lkui.umsida.ac. id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) berhasil mencetak sejarah baru dalam perluasan program internasionalisasi akademik, khususnya pada Fakultas Sains dan Teknologi. Untuk pertama kalinya, Program Studi Agroteknologi UMSIDA sukses mendelegasikan mahasiswa terbaiknya untuk mengikuti program magang internasional bergengsi bertajuk Yala Internship Program di Provinsi Yala, Tailan Selatan. Program strategis lintas negara ini diselenggarakan secara resmi di bawah naungan Office of the Private Education Yala Province yang beroperasi langsung di bawah Kementerian Pendidikan Tailan. Melalui seleksi yang diadakan oleh kampus, mahasiswa bernama Aditya Fajar Saputra terpilih menjadi pionir utama yang diberangkatkan untuk mengabdi dan menimba ilmu selama satu semester penuh, terhitung mulai bulan Mei hingga Oktober 2026 mendatang. (10/06).


Selama masa penempatannya di Tailan, Aditya bertugas secara khusus di Chitphakdi Wittaya Krongpinang School, sebuah institusi pendidikan yang terletak di Distrik Krong Pinang, Provinsi Yala. Sebagai perwakilan dari disiplin ilmu Agroteknologi, ia mengemban misi edukasi yang berfokus pada pengenalan dan penerapan ilmu pertanian modern berkelanjutan bagi lingkungan setempat. Aktivitas pengajaran yang dilakukannya tidak hanya terbatas pada pemaparan teori di dalam kelas, melainkan lebih banyak didominasi oleh kegiatan praktis di lapangan. Salah satu program unggulan yang diinisiasi olehnya adalah pemanfaatan dan pengolahan limbah dapur domestik dari lingkungan sekolah untuk dieksperimenkan menjadi bahan pestisida organik yang ramah lingkungan. Melalui inovasi ini, ia mencoba meracik formula alami yang aman guna mengendalikan hama tanaman, sekaligus berhasil mengedukasi warga sekolah mengenai pentingnya menjaga kelestarian ekosistem tanpa bahan kimia serta memberikan keterampilan aplikatif dalam budidaya tanaman.

Baca juga: UMSIDA Kirim Mahasiswa ke Thailand dalam Program Joint Internship dan KKN Internasional Tahun Ke-4

Dalam pelaksanaannya di lapangan, UMSIDA tidak bergerak sendirian melainkan bergabung bersama beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) terkemuka dari berbagai wilayah di Indonesia. Program Yala Internship Program ini merupakan wujud kolaborasi nyata antarkampus Muhammadiyah demi meningkatkan kualitas lulusan yang berdaya saing global. Selama menjalankan program magang di Provinsi Yala, Aditya berkolaborasi erat dengan rekan-rekan mahasiswa dari universitas lain, yang meliputi Universitas Muhammadiyah Gresik, Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, serta Universitas Muhammadiyah Surabaya. Seluruh delegasi mahasiswa yang tergabung ini kemudian disebar secara merata untuk bertugas di empat sekolah swasta berbeda yang tersebar di wilayah administrasi Provinsi Yala.

Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan program di masa depan, agenda magang internasional ini juga diperkuat dengan penandatanganan dokumen kerja sama resmi berupa Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA). Prosesi penandatanganan dokumen strategis tersebut dilakukan antar universitas dengan pihak sekolah. Langkah formal ini diambil untuk membuka peluang kolaborasi yang jauh lebih luas di masa mendatang. Dengan adanya kerja sama ini, hubungan bilateral antara Indonesia dan Tailan diharapkan dapat semakin erat, terutama dalam sektor pertukaran budaya, penguatan mutu pendidikan, serta adopsi teknologi pertanian terapan di kawasan Asia Tenggara.

Baca juga: Langkah Strategis AP Umsida Lewat International Class Laboratory – Persiapkan Ahli Kebijakan Masa Depan

Related Posts